
Tahun demi tahun berganti dan kini menjelang lah tahun 2008. Tidak akan ada pesta selebrasi, sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Aku hanya akan membeku di salah satu sudut ruangan dan waktu. Memandang orang-orang berlalu lalang, larut dalam perayaan, yang aku tak tahu entah apa yang mereka rayakan.
Bagiku malam tahun baru cuman sebuah malam panjang di mana dengan kesadaran penuh, umurku bertambah satu lagi. Mengapa kita tak pernah sadar bahwa umur setiap detik terus bertambah ? Kita larut dalam urusan hidup yang melenakan kita dengan segala pahit getirnya tanpa kita sadari dia membekukan jiwa kita pada dimensi waktu dan ruang. Ketika tahun baru menjelang, baru kita sadar akan waktu, betapa umur semakin bertambah, betapa kemajuan hidup yang tercapai hanya lah kemajuan artifisial dan material, betapa hidup ini tetap saja sepi...
Tapi, aku akan tetap bersyukur, bagaimana pun itu juga sebuah kemajuan, meski sifatnya artifisial dan material, dan bukan hakiki... ya! Aku bersyukur atas semua ini...
Aku akan tetap menunggu momen-momen ajaib dimana mungkin tahun 2008 inilah saatnya datang kebahagiaan hakiki yang lama aku tunggu-tunggu. Aku akan tetap menunggu dan bersabar....
Di atas semua itu, do'a-do'a tetap aku panjatkan untuk segala kebaikan yang akan diberikan hidup untuk ku.
Do'a-do'a terdalam dan terbaik untuk Ibuku, sodara-sodaraku yang jauh di sana, keponakan-keponakan ku yang aku sayangi seperti anakku sendiri, dan untuk Ayahku yang telah damai di sisi Nya...
Semoga yang terbaik untuk kalian semua..
Amin
Selamat datang 2008
Selamat jalan 2007
No comments:
Post a Comment