Tuesday, November 25, 2008

Cara menghitung PDB

Rapor Perekonomian Kuartal III
Jumat, 21 November 2008 | 00:34 WIB

Oleh Cyrillus Harinowo

Pekan lalu Badan Pusat Statistik mengeluarkan laporan tentang PDB kuartal III-2008. Data perekonomian itu menarik perhatian karena dengan data itu, kita bisa melihat lebih dalam dampak krisis finansial global terhadap perekonomian Indonesia.

Laporan BPS juga menarik karena beberapa negara di dunia, termasuk anggota G-7, Jepang, Jerman, dan Italia—berdasarkan laporan PDB terakhir—telah mengalami resesi, yaitu pertumbuhan negatif perekonomian selama dua kuartal.

Laporan BPS menunjukkan, PDB Indonesia pada kuartal III-2008 ternyata relatif masih bagus. Dibandingkan periode yang sama tahun 2007, PDB kuartal III menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,1 persen. Bahkan, secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi selama tiga kuartal pertama tahun 2008 menunjukkan pertumbuhan 6,3 persen. Perkembangan itu sejalan leading indicator-nya, yaitu berbagai laporan keuangan yang dilakukan oleh berbagai perusahaan yang terdaftar di bursa saham Indonesia.

Perkembangan ”leading indicator”

Suatu hal yang menarik untuk membandingkan laporan keuangan kuartal III berbagai emiten dengan angka PDB yang dikeluarkan BPS. Berbagai perusahaan emiten itu mencakup berbagai sektor dan bersifat menyeluruh. Karena itu, laporan mereka bisa dikatakan sebagai leading indicator dari angka PDB kita. Itu sebabnya ketika membaca laporan keuangan berbagai perusahaan itu, saya merasa cukup yakin bahwa sampai dengan kuartal III, krisis perekonomian global belum membawa dampak yang signifikan bagi dunia usaha kita. Barangkali dampak yang terasa langsung adalah ruginya beberapa investasi keuangan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, terutama di negara tetangga maupun di dalam negeri. Ini berarti yang terpengaruh adalah ”kekayaan” (wealth) masyarakat kita dan belum menyentuh pada ”pendapatan” (income) mereka.

Sementara itu, BPS sebelumnya juga menyampaikan data produksi beras tahun 2008 (dari ramalan ketiga) yang dikatakan tumbuh lebih dari 5,0 persen. Demikian juga dengan jagung dan tanaman lainnya. Perkembangan itu juga ditunjang oleh tetap tingginya ekspor Indonesia sampai dengan September 2008, sementara impor mengalami penurunan berarti.

Satu hal yang mungkin memberi indikasi adanya perlambanan dalam kegiatan ekonomi adalah sektor industri manufaktur. Indikasi ini, yang dikatakan dilakukan melalui survei, agak berbeda dengan berbagai laporan dari berbagai perusahaan itu.

Produksi mobil, baik untuk penjualan domestik maupun ekspor, masih tetap mengalami pertumbuhan tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2007. Unilever juga melaporkan pertumbuhan penjualan sekitar 22 persen. Bahkan, kalau dihilangkan faktor kenaikan harganya pun, perusahaan barang kebutuhan rumah tangga itu masih membukukan kenaikan penjualan riil jauh di atas pertumbuhan PDB. Karena itu, rasanya masuk akal untuk melakukan rekonsiliasi antara hasil survei itu dan data laporan perusahaan yang dapat dengan mudah diperoleh di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan berbagai catatan itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III yang sebesar 6,1 persen adalah sejalan dengan berbagai informasi yang telah muncul sebelumnya, kecuali data industri manufaktur yang perlu ditelaah lebih lanjut.

PDB nominal kuartal III

Satu hal yang menarik dari laporan BPS itu adalah data PDB berdasarkan harga yang berlaku (PDB nominal). Pada saat BPS mengeluarkan data PDB kuartal I di pertengahan Mei 2008, nilai PDB nominal kuartal itu dilaporkan sebesar Rp 1.122,1 triliun atau tumbuh sebesar 21,94 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan angka itu saya memiliki optimisme bahwa PDB nominal sepanjang tahun 2008 bukan tidak mungkin akan mencapai Rp 4.600 triliun. Namun, ternyata tiga bulan kemudian BPS melaporkan data PDB nominal kuartal II yang mencapai Rp 1.230,9 triliun.

Berdasarkan data itu, saya mengubah prediksi saya mengenai PDB nominal sepanjang tahun 2008 menjadi Rp 4.700-Rp 4.900 triliun.

Dalam laporan BPS di kuartal III ini, ternyata PDB nominal dilaporkan mencapai Rp 1.343,8 triliun atau mengalami pertumbuhan sekitar 30 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan tercapainya jumlah itu, sepanjang tiga kuartal pertama tahun 2008, PDB nominal kumulatif telah mencapai Rp 3.705,3 triliun. Angka ini kembali lebih tinggi dibandingkan prediksi saya sebelumnya sehingga kemudian saya merevisi lagi angka prediksi PDB nominal sepanjang tahun 2008 menjadi Rp 5.000 triliun atau bahkan mungkin akan lebih besar.

Mengingat nilai tukar rupiah baru mengalami pelemahan drastis pada Oktober, ini berarti PDB itu dalam mata uang dollar ada pada kisaran 400 miliar dollar AS. Ini berarti PDB sekitar 520 miliar dollar AS akan amat mungkin tercapai sepanjang tahun 2008. Angka ini akan menghasilkan pendapatan per kapita sekitar 2.300 dollar AS, daya beli yang lumayan besar.

Di tengah situasi yang sering disebut krisis saat ini, bagi yang jeli angka-angka itu tetap menjadi suatu kesempatan bisnis tersendiri. Perkembangan pendapatan yang mungkin akan terpengaruh pada kuartal-kuartal mendatang akhirnya merupakan potensi pasar yang besar bagi berbagai industri manufaktur dan jasa untuk terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.

Cyrillus Harinowo Rektor ABFII Perbanas

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/21/00340482/rapor.perekonomian.kuartal.iii

Wednesday, November 19, 2008

Khasiat Petai...

Pete tu mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa , fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Nah..kombinasi ini , ternyata bikin kita jadi sangat bertenaga! *wah buat maniak pete , bakal makin semangat ni ngeborong pete , ki'5 , tapi tunggu..sabar. .sabar…baca dulu artikelnya mpe abis yak☺*
Riset membuktikan dua porsi pete aja..mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.
Makanya , tau ga sih kalo makanan ini tu kesukaannya para atlet top!
Selain itu , pete juga banyak gunanya. Bisa juga ngebantu ngobatin beberapa penyakit. Check this out! (dari berbagai sumber).

-Depresi-
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi , banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan , sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax , memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

-PMS (premenstrual syndrome)-
Jika mengalami PMS saat ' tamu ' datang , kamu ga perlu minum pil ini ataupun itu , cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah , yang dapat membantu mood.

-Anemia-
Dengan kandungan zat besi yang tinggi , pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

-Tekanan darah tinggi-
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium , tetapi rendah garam , sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya , sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

-Kemampuan otak-
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan , istirahat , dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

-Sembelit-
Karena kandungan serat yang tinggi , maka pete akan
mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan ,
membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus
kembali ke laksativ..

-Obat mabuk-
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan
"penyakit" mabuk adalah milkshake pete , yang
dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan
perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar
gula darah yang jatuh , sedangkan susu akan menenangkan
dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.

-Kekenyangan-
Pete memiliki efek antasid pada tubuh , sehingga bila
dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan ,
cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.

-Mual di pagi hari-
Makan pete diantara jam makan akan menolong
mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.

-Gigitan nyamuk-
Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk , coba untuk
menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian
dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa
gatal dan bengkak dengan cara ini.

-Untuk saraf-
Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar , sehingga
akan membantu menenangkan sistem saraf.

-Kegemukan-
Penelitian di Institute of Psychology Austria
menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan
orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti
coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien
di rumah sakit , peneliti menemukan bahwa kebanyakan
orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Laporan menyimpulkan bahwa , untuk menghindari nafsu
memakan makanan karena panik , kita butuh mengendalikan
kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi
karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan
kadarnya tetap.

-Luka lambung-
Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat
pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus.
Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat
dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus
yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam
lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi
permukaan dalam lambung.

-Mengatur suhu tubuh-
Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah
' dingin ' yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi
ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda
misalnya , ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan
agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi.
Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional
yang kacau)
Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung
pendorong mood alami , tryptophan.

-Merokok-
Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok.
Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya , bersama dengan
kalium dan magnesium , membantu tubuh cepat sembuh dari
efek penghentian nikotin

-Stress-
Kalium adalah mineral penting , yang membantu untuk
menormalkan detak jantung , mengirim oksigen ke otak
dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita
stress , kecepatan metabolisme kita akan meningkat ,
sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal
ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan
petai yang tinggi kalium.

-Stroke-
Menurut riset dalam "The New England Journal of
Medicine , " makan pete sebagai bagian dari makanan
sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena
stroke sampai 40%.

-Caplak-
Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan
berani bersumpah , jika kamu ingin mematikan caplak ,
maka ambil sepotong pete , dan letakkan di caplak itu.
Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!

Lalu…setelah membaca semuanya , kamu pasti jadi percaya
bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam
penyakit. Jika dibandingin ma apel , pete memiliki
protein 4 kali lebih banyak , karbohidrat dua kali
lebih banyak , tiga kali lipat fosfor , lima kali lipat
Vitamin A dan zat besi , dan dua kali lipat jumlah
vitamin dan mineral lainnya. Jadi…mulai sekarang , jangan memandang sebelah mata ma
buah satu ini…
Ternyata kaya nutrisi kan ?
Selamat mencoba…
Kemaren gue bikin oseng-oseng pete...errrrrr. .... pete di bakar, terus di potong dua, pake udang, pake tempe di potong kotak, tahu, kentang, pake sambel ijo.... errrrrrrr. minumnye es teh manis....

Monday, November 17, 2008

Ayu Utami mendapat Khatulistiwa Award

Ayu Utami
Mendapat Penghargaan
Senin, 17 November 2008 | 01:58 WIB

Novelis Ayu Utami (40) gembira sebab novelnya, Bilangan Fu, meraih Khatulistiwa Literary Award atau Penghargaan Sastra Khatulistiwa 2007-2008. Pengumuman pemenang digelar di Jakarta, pekan lalu.

Tetapi, ke mana Ayu Utami saat penghargaan diberikan? Ia sibuk mengejar tenggat karena ia dan beberapa teman yang tergabung dalam komunitas seni dan budaya akan mengajukan judicial review Undang-Undang Pornografi.

”Aku masih di kantor. Hah, aku menang?” kata Ayu Utami saat dihubungi beberapa saat setelah namanya diumumkan sebagai pemenang Khatulistiwa Literary Award (KLA) kategori prosa.

”Ya senanglah, tetapi aku sebetulnya belum menerima undangan (dari panitia) KLA. Selain itu, aku juga sibuk banget mengejar deadline karena kajian atas UU Pornografi harus diserahkan segera,” kata perempuan yang juga berhak menerima hadiah uang senilai Rp 100 juta ini.

Novel pertama Ayu Utami, Saman (1998), meraih penghargaan novel terbaik Dewan Kesenian Jakarta dan diterbitkan dalam enam bahasa asing.

Selain Ayu Utami, Nirwan Dewanto meraih penghargaan KLA kategori puisi lewat Jantung Lebah Ratu dan Wa Ode Wulan Ratna untuk kategori penulis muda terbaik. (KSP)

http://cetak.kompas.com/namaperistiwa