Novelis Ayu Utami (40) gembira sebab novelnya, Bilangan Fu, meraih Khatulistiwa Literary Award atau Penghargaan Sastra Khatulistiwa 2007-2008. Pengumuman pemenang digelar di Jakarta, pekan lalu.
Tetapi, ke mana Ayu Utami saat penghargaan diberikan? Ia sibuk mengejar tenggat karena ia dan beberapa teman yang tergabung dalam komunitas seni dan budaya akan mengajukan judicial review Undang-Undang Pornografi.
”Aku masih di kantor. Hah, aku menang?” kata Ayu Utami saat dihubungi beberapa saat setelah namanya diumumkan sebagai pemenang Khatulistiwa Literary Award (KLA) kategori prosa.
”Ya senanglah, tetapi aku sebetulnya belum menerima undangan (dari panitia) KLA. Selain itu, aku juga sibuk banget mengejar deadline karena kajian atas UU Pornografi harus diserahkan segera,” kata perempuan yang juga berhak menerima hadiah uang senilai Rp 100 juta ini.
Novel pertama Ayu Utami, Saman (1998), meraih penghargaan novel terbaik Dewan Kesenian Jakarta dan diterbitkan dalam enam bahasa asing.
Selain Ayu Utami, Nirwan Dewanto meraih penghargaan KLA kategori puisi lewat Jantung Lebah Ratu dan Wa Ode Wulan Ratna untuk kategori penulis muda terbaik. (KSP)
http://cetak.kompas.com/namaperistiwa
No comments:
Post a Comment