Friday, January 02, 2009

Highlight 2008

Tahun 2008 terasa biasa saja kalau tidak bisa dikatakan buruk.
- Pekerjaan, sangat biasa saja. Banyak kendala di kantor, terutama terkait dgn lambannya respon kepala kantor atas laporan hasil pemeriksaanku. Tidak ada WP yang cukup bagus yg diberikan oleh kakapku. Konflik juga terjadi antara aku dan supervisorku. Entah ini yg membuatku dipindahkan ke kelompok lain. Namun, kabar bagusnya adalah bahwa kedekatan, atau lebih tepatnya kepercayaan kepala kantor terhadapku yang melebihi kepercayaannya thdp supervisor ku yang baru. Aku masih ingat, di akhir 2007 lalu telah timbul suatu kesadaran baru, yg datang entah dari mana, yang menimbulkan perspektif baru tentang visiku dalam pekerjaan yang tidak semata demi kepentingan material atau uang semata. Dan syukur bahwa kesadaran tersebut bisa aku pelihara hingga tahun 2008 berakhir.
Kendala pekerjaan lain di pekerjaan adalah lebarnya jurang antara apa yg aku inginkan dalam pekejaan dgn apa yg terjadi ; wajib pajak yang lamban dlm proses pemeriksaan, pekerjaan bawahan yang kurang rapi dan lamban. Hal dimana sering membuat emosiku naik.
- Rumah Cibubur sudah selesai aku isi perabotan dan aku tinggali sekali-kali
- Hubunganku dengan Nina berlanjut, tapi sepertinya akan mati di tengah jalan karena ketidakcocokan yang bersifat permanen

No comments: