Tidak bolehkah aku merasa iri ? Karena ini sangat memuakkan. Kebohongan dan pilih kasih adalah dua hal yang aku benci, terutama ketika itu dilakukan oleh atasan. Mengapa dibuat komitmen jika hanya untuk dilanggar sendiri ?
Mungkin ini bukan perasaan iri, tetapi perasaan of being treated unfair (diperlakukan tidak adil). Atasanku (RD) bilang bahwa tim Didit punya 7 tunggakan SP3, dan jumlah ini lebih banyak ketimbang tim aku dan tim pak Edy. Karena itu, 2 SP3 baru dibagi antara aku dan pak Edy. Ganjilnya, yang aku ingat, tim Didit tidak sebanyak itu tunggakannya, karena terakhir tunggakan dia 4 buah (bukan tujuh). Jadi yang 3 darimana ? Dan kapan SP3 tsb dibagikan karena aku tidak merasa dilibatkan ?
So, I wonder apakah betul tunggakan dia ada 7! Lalu betulkah didit dapat 3 tambahan SP3 baru ? Setelah aku telusuri ke register SP3 ternyata tambahan Sp3 untuk dia hanya 1. Kenapa dibilang 7 ? (seharusnya 5!)
Jawabannya aku dapatkan ketika aku menemukan ternyata 1 SP3 tambahan nya adalah atas nama PT. AJS. Pantas ! Itu adalah WP langganan!
Lain kali ketika rapat akan kuusulkan kalau semua tim harus dilibatkan dalam pembagian SP3. Keep silence ??? No way !
I just don't want to be treated unfair and played tricks !
Wednesday, May 14, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment