
Hidup meliputi momentum-momentum. Yaitu rangkaian kejadian antara ups dan down, senang susah, sedih gembira, beruntung sial. Jadi, ketika kau hari ini mengalami kesedihan, tidak seharusnya itu membuat hidupmu sedih selamanya. Ups and downs ... hal biasa dalam hidup ini.
Siapa sangka, Obama yang beberapa bulan lalu berada dalam momentumnya, kini telah berakhir. Dan momentum itu kini berpihak ke Hillary (thanks God!).
Big bang terjadi karena tersedia momentum yang tepat untuk terjadinya (ini bisa tidak terjadi jika momentum berselisih se per sekian mili detik !).
Sedih karena kegagalan pekerjaan di kantor dan gembira karena berhasil mengatasi nya, tidak selayaknya membuatmu frustasi, atau mabuk kepayang. Demikian juga, kecewa karena ditolak seseorang tidak selayaknya membuatmu bermuram durja. Karena itu hanya masalah momentum. I mean, look, usaha mu mungkin belum optimal dan belum cukup menariknya untuk mendekat kepada mu, dan jika momentumnya tiba, kebahagian yang kamu dapatkan bisa melebihi segala yang kamu bayangkan sebelumnya...
Tahun 2001 ? I made some big changes !
Tahun 2006-awal 2007 mungkin tahun terbaik dalam hidupku. Akhir tahun 2007 ? Worst ! Tahun 2008 ? Who knows !
This is what so called life !
No comments:
Post a Comment